Halaman

Jumat, 18 Februari 2011

Nasib TKI NTB yang Hanya Lulusan SD





MATARAM, KOMPAS.com – Sekitar 83,30 persen dari 56.150 orang atau sebanyak 46.771 orang tenaga kerja Indonesia asal Provinsi Nusa Tenggara Barat yang ditempatkan di berbagai negara selama 2010 berpendidikan sekolah dasar.

Memang sungguh tragis sekali nasib bangsa kita, wajar saja banyak terjadi kekerasan dan pengrusakan. Hal ini tentu tidak lepas dari kebutuhan ekonomi. Sebagai contoh saudara kita yang menjadi TKI yang berasal dari Nusa Tenggara Barat tersebut. Memang sebagian pekerjaan seperti pembantu,buruh dan sejenisnya tidak terlalu memerlukan keahlian khusus, tapi paling tidak mereka harusnya mempunyai bekal yang bisa menjadi nilai plus nanti saat dilapangan kerja.

Lantas pergi kemana orang-orang yang berpendidikan tinggi?Kalau menurut saya tidak lain pasti ditarik oleh perusahan asing luar negeri yang sama sekali tidak memberikan keuntungan sepersen pun kepada rakyat indonesia. Padahal harusnya pemerintah memikirkan nasib para TKI yang berpendidikan rendah, mereka seharusnya diberikan keterampilan terlebih dahulu sebelum dilapas menjadi TKI, jangan sampai kejadian menyedihkan yang menimpa saudara kita yang diperkosa oleh majikkannya hingga melahirkan anak kembar terjadi lagi. Bahkan sudah sering saudara kita yang meninggal akibat kekerasan yang pada akhirnya hukum tidak satupun yang membela mereka.

Mari sobat dan tentunya saya sendiri bisa membantu saudara-saudara kita untuk lebih terampil dan mandiri dalam hal memenuhi kebutuhan hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar